Give thanks? Yes or No??

Apa sajakah kejadian didalam hidupmu yang dapat membuatmu bersyukur?

Apakah itu hal2 kecil atau besar ? Renungkanlah…

Terkadang gue bfikir bahwa, kita bersyukur hanya karena berkat tuhan saja. Apakah itu benar?

Aku ga bisa kasih pandangan bahwa hal itu benar atau salah.

Yapp!! kalau menurut gue smw  Tuhan berikan , kita harus mensyukurinya :)

Sering sih  berfikir seperti ini, terkadang kita merasa “kecewa” dengan Tuhan hanya karena “keinginan” kita tidak dituruti oleh Tuhan. Tetapi , pernah berfikir lagi ga, berapa banyak hal yang telah Tuhan perbuat dalam hidupmu? :)

Tuhan kasi nafas kehidupan buatmu, kehidupan yang layak, orang tua yang diberkati, kamu disekolahin bahkan sampai ke tingkat perguruan tinggi. banyak loh orang2 yang sakit dan sakitnya itu parah, harga oksigen dirumah sakit itu mahal, banyak banget anak2 yang tidak berkesempatan utk bersekolah karena memang orang tua mereka itu tidak sanggup membayar uang sekolah. Jangankan utk sekolah, utk makan aja harus bersusah payah , apalagi biaya sekolah aja tingginya selangit.

Hallooooooo???

masihkah kamu bersungut2?? ga mau mengucap syukur??

lets guys, mengucap syukurlah dalam segala hal. apapun yang terjadi, selalu berkata “Tuhan yesus baik”

Karena itu benar :)

mau bukti?? ini ayatnya ::

I Tes 5:18 “Mengucap syukurlah dalam segala hal, sebab itulah yang dikehendaki Allah di dalam Kristus Yesus bagi kamu.”

Selamat mengucap syukur :)GBU

 

Categories: Academic | Leave a comment

Cerita Inspirasi

Nama   : Christyne surya pratiwi lumongga saragi napitu

Nrp      : G34100118

Laskar : 17

ANAK AUTIS YANG MENJADI INSPIRASI

Salah satu kisah inspirasi yang pernah saya alami adalah ketika saya sedang mengisi waktu luang dengan membaca-baca suatu majalah . Secara tidak sengaja , saya membaca artikel yang meliput tentang seorang anak yang mempunyai keterbatasan penglihatan dan autisme yang bernama Michael Anthony. Pada awalnya ibunya tidak terima bahwa ibunya mempunyai anak yang menderita gangguan penglihatan dan autisme . Dengan seiring waktu , ibunya dapat menerima dan tetap mengasihi anak bungsunya itu.  Walaupun demikian , Michael  memiliki harapan untuk masa depan serta dapat membanggakan orang tuanya dengan prestasi yang ia raih, yaitu dengan  menjadi pemain piano yang hebat , tidak hanya itu beberapa penghargaan pun ia peroleh karena kepiawaian dia dalam bermain piano padahal ia baru berumur tujuh tahun. Semua itu tidak terjadi begitu saja , peran ibu dan kakaknya sangat mendukung Michael untuk mencapai prestasi. Latihan bertahun-tahun serta kerja kerasnya selama lima tahun tidak sia-sia.

Secara tidak langsung pengalaman ini membuat saya merenung sejenak dan pengalaman ini menginspirasikan serta mengajarkan saya  tentang semangat dalam menjalani hidup . Orang yang autisme dapat membanggakan orangtua dan keluarganya meskipun dia mempunyai keterbatasan dan keterbelakangan mental apabila di latih secara terus-menerus tanpa putus asa . Saya berpikir , seharusnya orang yang tidak mempunyai keterbatasan/keterbelakangan  harus lebih semangat lagi dan lebih fokus terhadap kemampuan masing-masing dan berusaha mengembangkannya serta berkreatifitas dengan bakat/talenta yang di miliki .

Ketika saya telah membaca artikel tersebut , saya memutuskan untuk lebih semangat untuk mencapai cita-cita dan mengembangkan bakat/talenta yang saya miliki untuk membanggakan orang tua. Mengembangkan bakat yang ada pada diri seseorang masing-masing  tidak hanya dengan hanya teori , tetapi dengan niat yang keras dan  latihan yang di lakukan secara terus-menerus tanpa putus asa .

Nama   : Christyne surya pratiwi lumongga saragi napitu

Nrp      : G34100118

Laskar : 17

INSPIRASI YANG TIMBUL KARENA KEGAGALAN

Salah satu pengalaman saya yang menginspirasikan diri saya sendiri yaitu setelah beberapa hari UN SMA 2010 berakhir saya langsung  orang tua saya menyuruh saya untuk tinggal di Bandung , saya tinggal di tempat  keluarga selama dua bulan untuk mengikuti bimbingan belajar di salah satu tempat bimbingan belajar yang ada di kota bandung tersebut untuk persiapan menghadapi tes SNMPTN yang hanya tinggal dua bulan lagi pada saat itu.

Setiap hari aktifitas saya hanya belajar , seperti sekolah biasa pada umumnya . Pergi pagi ke tempat bimbingan belajar ,  pulang sore ke rumah dan malamnya belajar lagi di kamar , membahas soal-soal tahun sebelumnya. Hanya hari sabtu dan minggu yang tidak ada kegiatan .

Setiap hari kamis dan jum’at tempat bimbingan belajar tersebut mengadakan try out untuk membantu kita mengira jurusan apa yang akan kita pilih pada saat SNMPTN berlangsung sesuai dengan kemampuan dan passing grade jurusan yang kita pilih.

Pada saat try out pertama , saya hanya mendapatkan hasil 21% , padahal jurusan pilihan pertama yang saya pilih 53% . Belajar dari hasil try out tersebut saya terinspirasi untuk belajar lebih giat dan saya pun membeli buku-buku yang di perlukan untuk meningkatkan pengetahuan saya. Pada try out yang ke dua, saya merasa jurusan yang saya pilih  terlalu tinggi kemudian saya memilih kedokteran UNTAN untuk  menjadi pilihan pertama. dengan tidak putus asa , saya masih bersemangat untuk meningkatkan try out saya dengan berturut-turut hasil try out saya meningkat dan pada saat try out yang terakhir  saya mencapai hasil 11% lebih tinggi dari try out pertama, Hal itu tidak membuat saya besar kepala. Saya semakin bersemangat untuk belajar sampai tengah malam.

Pada saat SNMPTN berlangsung , saya merasa kuatir karena saya takut saya tidak di terima di salah satu pilihan yang saya pilih dan saya takut membuat orang tua saya kecewa. Setelah 1 bulan menunggu hasil pengumuman , akhirnya saya di terima di pilihan jurusan yang kedua di jurusan biologi IPB , saya sangat bersyukur. Ternyata hasil try out pertama yang tidak memuaskan membuat saya terinspirasi untuk lebih giat belajar dan saya sangat bersyukur kepada Tuhan.

Categories: Academic | Leave a comment